Resep Seblak Basah Kuah dengan Rasa Pedas Menggelora

Memang Indonesia dikenal karena rempah dan masakannya yang pedas-pedas. Bahkan bila dibandingkan negara sekitar kita di daerah tropis ini, tetap hanya masakan khas Indonesia yang lebih kaya rasa dengan rasa pedasnya yang nendang. Mungkin saingannya hanya Thailand yang terkenal dengan rasa asam pedasnya. Nah resep seblak basah kuah pedas ini bolehlah jadi tandingannya.

Generasi millennial memang serba kreatif dalam menciptakan makanan baru, meskipun entah sampai kapan sebetulnya akan bertahan. Mungkin generasi post-millennial yang akan jadi saksi kalau apa yang diciptakan generasiku sekarang ini akan bertahan di kancah perkulineran Indonesia sampai puluhan tahun ke depan.

Beberapa tahun terakhir makanan serba pedas menjamur dimana-mana. Pasti sudah dong mencoba keripik pedas, makaroni pedas, cilok isi pedas, atau bakso beranak pedas? Tapi satu yang paling mengejutkan, mungkin karena penampilannya yang unik adalah seblak. Populer dari kota Bandung yang selalu saja inovatif, seblak dengan cepat menjadi booming dan menyebar ke kota-kota sekitarnya.

Keunikan seblak lainnya adalah karena hadirnya kerupuk yang direbus terlebih dahulu. Seolah menggantikan peranan mie, kerupuk basah ini memiliki tekstur kenyal dan ternyata menyatu dengan semua bahannya. Seblak juga masih memiliki nilai gizi kok teman-teman. Ada sosis, bakso, dan juga sayur serta telur di sana. Jadi ya bisa dibilang masih ada perasaan tidak bersalahnya sih.

Karena asalnya dari kota Bandung maka aku asumsikan kalau seblak cocok dinikmati ketika kamu sedang butuh yang hangat-hangat. Atau bahkan ketika merantau keluar negeri dan sedang musim dingin. Bahan-bahannya sekarang mudah kok didapatkan di berbagai toko kelontong Chinatown dan resep seblak basah kuah ini akan menjadi lengkap.

Jangan lupa nih teman-teman. Karena kuahnya sangat pedas, hati-hati yang untuk kamu yang tidak terbiasa. Cabainya bisa dikurangi lagi kok dan bahkan bisa tidak dibuat pedas kalau mau. Selain itu aku tambahkan juga Kecap Bango Manis Pedas Gurih untuk menyeimbangkan. Sebetulnya seblak sendiri identik dengan rasa pedas dan kuahnya yang panas, sehingga memang tujuannya untuk mencari seuhah kalau kata orang Sunda bilang – alias kepedesan!